Pilih Kloset Duduk atau Jongkok ? Mana Yang Lebih Sehat ?

Kloset duduk atau jongkok ? Mana yang lebih sehat ? Semakin dengan berkembangnya jaman masyarakat sudah tidak asing lagi dengan keberadaan kloset duduk. Maka dari itu, sekarang sudah banyak toilet yang menggunakan kloset jenis ini. Sebenarnya, bila di bandingkan dengan kloset jongkok, manakah yang lebih sehat? Berikut ini adalah penjelasan dari Griya Bangun Indonesia yang perlu Anda simak!

1. Kelebihan dan Kekurangan Kloset Duduk

Karena dengan keberadaannya yang sudah tidak asing lagi, masyarakat juga sudah mulai merasa nyaman saat menggunakan kloset duduk di bandingkan dengan kloset jongkok. Tetapi jangan salah, menggunakan kloset duduk juga ada kelebihan dan kekurangannya yang akan di jelaskan di bawah ini! Ada beberapa macam kelebihan dari kloset duduk yang bisa Anda pertimbangkan jika ingin menggunakannya di kamar mandi Anda:

● Desain yang Modern

Kloset Duduk atau Jongkok ? Mana Yang Lebih Sehat ? GBI

Dari segi desainnya yang Anda lihat, kloset duduk jelas lebih unggul di bandingkan dengan kloset jongkok. Bila Anda penyuka desain yang modern dan mengutamakan kenyamanan, maka kloset ini bisa menjadi pilihan yang sangat cocok untuk di pasang di toilet rumah Anda.

● Nyaman Digunakan dalam Kondisi Tertentu

Selain memiliki desain yang modern, kloset duduk juga lebih nyaman di gunakan bagi orang-orang dengan kondisi tertentu. Di antaranya cocok bagi lansia maupun wanita yang tengah hamil besar sehingga kesulitan untuk berjongkok. Bisa juga bagi orang yang mengalami masalah cedera lutut atau tidak kuat berjongkok, kloset ini akan lebih memudahkan untuk mereka saat menggunakan toilet.

Baca Juga : Rekomendasi Sofa Paling Nyaman Tahun 2022

Kekurangan Kloset Duduk

Tidak usah terburu-buru memilih kloset duduk sebelum Anda mengetahui kekurangan dari benda ini. Apa saja si kekurangannya dari kloset duduk?

● Harga yang Mahal

Salah satu kekurangan dari kloset duduk yaitu harganya yang lebih mahal di bandingkan dengan kloset jongkok. Harga closet duduk ada di kisaran Rp. 1.000.000 hingga Rp. 2.000.000. Tetapi ada juga kloset jenis ini dengan harga di atas Rp. 2.000.000 tergantung dari model, desain dan fitur yang di tawarkan.

● Memicu Wasir

Banyak penelitian yang di`lakukan oleh para ahli kesehatan atau medis yang menyebutkan bahwa menggunakan kloset duduk dapat memicu berbagai masalah kesehatan, salah satunya adalah wasir. Bila menggunakan kloset ini, Anda memerlukan usaha ekstra saat buang air besar (BAB) dengan menggunakan kloset duduk dari pada kloset jongkok. Padahal, menurut para ahli medis terlalu keras mengejan atau duduk terlalu lama di toilet berdampak buruk bagi kesehatan. Wasir sendiri di sebabkan oleh pembengkakan pembuluh darah di anus serta rectum bawah yang meradang dan bengkak. Penyakit ini bisa menyerang siapa saja meskipun umumnya lebih sering menyerang orang dewasa yang berusia 50 tahunan.

● Penyebab Konstipasi

National Institutes of Health mengatakan bahwa konstipasi merupakan kondisi buang air besar yang tidak rutin atau terjadi kurang dari tiga kali seminggu. Salah satu penyebab di antaranya adalah, kebiasaan BAB sambil duduk sehingga membuat anus dan usus tidak berada dalam satu jalur lurus. Maka dari utu, mengapa Anda membutuhkan usaha ekstra untuk mengejan saat BAB menggunakan kloset duduk.

● Infeksi Saluran Kencing

Sama halnya dengan buang air besar, buang air kecil juga bisa tertahan atau tidak keluar sepenuhnya ketika di lakukan dalam posisi duduk. Hal ini memicu infeksinya saluran kencing karena saluran kemih yang tidak bersih dari urin. Oleh karena itu, khususnya untuk wanita, buang air kecil sebaiknya di lakukan dalam posisi jongkok sehingga aliran urin lebih kencang dan dapat dengan mudah ketika di keluarkan.

Baca Juga : Placemat Meja Makan yang Estetik

● Memicu Gangguan Usus Besar

Usus besar Anda akan berada dalam kondisi sehat apa bila feses di keluarkan secara tuntas. Sebaliknya, sisa feses akan tertimbun dalam kolon apa bila tidak di keluarkan secara sempurna karena posisi BAB yang tidak tepat. Timbunan sisa feses dalam kolon pada akhirnya akan memicu berbagai penyakit, salah satunya seperti kanker kolon. Masalah lain yang akan di timbulkan yaitu usus besar tidak mampu menyerap ke semua nutrisi makanan yang di konsumsi karena timbunan kotoran tersebut.

● Gangguan Otot Panggul

Menurut penelitian dari Kaiser Permanente pada tahun 2008 yang lalu, 1/3 wanita mengaku mengalami gangguan pelvis. Seiring dengan bertambahnya berat badan, usia dan pasca melahirkan, risiko mengalami gangguan ini akan terus meningkat. Sebenarnya gangguan pelvis bukan hanya di derita oleh wanita saja, tetapi kaum pria juga berisiko mengalami gangguan seperti ini. Di sunting dari laporan National Health and Nutrition Examination Survey, 1 dari 5 pria berusia 60-an terkena gangguan pelvis. Di tilik dari penyebabnya, gangguan otot panggul akan terjadi apabila ada otot dan saraf yang rusak atau melemah karena posisi buang air yang lebih sering dalam posisi duduk. Untuk mencegah gangguan seperti ini, sebaiknya Anda buang air dalam posisi jongkok.

2. Kelebihan dan Kekurangan Kloset Jongkok

Pilih Kloset Duduk atau Jongkok ? Mana Yang Lebih Sehat ? GBI

Apakah Anda sudah tahu apa saja kelebihan dan kekurangan kloset duduk secara garis besar. Saatnya Anda untuk mengetahui kelebihan dan kekurangan yang akan Anda dapatkan saat menggunakan kloset jongkok. Di antaranya seperti :

Kelebihan Kloset Jongkok

Kloset jongkok juga memiliki kelebihan yang patut untuk Anda perhitungkan. Ingin tahu apa saja kelebihan tersebut? Simak penjelasan dari Griya Bangun Indonesia di bawah ini!

● Harga yang Lebih Terjangkau

Dari segi harga, jelas kloset jongkok lebih murah di bandingkan dengan kloset duduk. Harga kloset jongkok biasanya di bawah satu juta rupiah. Juga sebaliknya, ada yang di bawah Rp. 300.000. Wajar saja karena model kloset ini lebih sederhana dan kuno di bandingkan dengan toilet duduk yang lebih modern dan juga kekinian.

● Lebih Higienis

Kelebihan yang lain dari kloset jongkok yaitu lebih higienis. Saat menggunakan kloset duduk, kulit kita akan mengalami kontak secara langsung dengan kloset, berbeda dengan kloset jongkok yang tidak memerlukan kontak secara langsung dengan kulit. Oleh karena itu, penggunaan kloset jenis ini di anggap lebih higienis.

● Disarankan oleh Ahli Kesehatan

Kelebihan utama dari kloset jongkok yaitu banyak dokter yang merekomendasikan penggunaan kloset jenis ini dari pada kloset duduk. Mereka memaparkan bahwa closet jongkok jauh lebih sehat. Misalnya seperti, membantu mempercepat dan memperlancar ketika proses BAB, mengurangi resiko mengejan berlebihan, menghindari serta menyembuhkan wasir dan masih banyak lagi efek positif yang bisa di dapatkan dengan penggunaan kloset ini dari segi kesehatan. Menggunakan kloset jenis ini juga dapat melatih otot dan kekuatan kaki serta melatih otot dasar panggul. Itulah sebabnya para dokter lebih menyarankan penggunaan kloset jongkok dari pada closet duduk.

Kekurangan

Dari segi kesehatan, kloset jongkok boleh lebih unggul dari kloset duduk. Akan tetapi, ada juga beberapa hal yang menjadi kekurangan dari jenis toilet ini. Misalnya:

● Desain yang Kuno

Bagi orang yang memiliki selera modern, toilet jongkok mungkin bukanlah suatu pilihan. Desainnya terlalu sederhana dan kuno bila di bandingkan dengan kloset duduk yang jauh lebih modern.

● Kurang Nyaman

Saat BAB, tidak jarang orang yang mengeluhkan nyeri pada paha dan tumit setelah menggunakan kloset jongkok. Hal ini akan membuat pengguna merasa tidak nyaman saat buang air, khususnya bagi mereka yang belum terbiasa dengan posisi jongkok. Kloset ini juga akan menjadi tidak nyaman untuk digunakan bila Anda memiliki masalah pada pergelangan kaki seperti keseleo, radang sendi, tendinitis, atau patah tulang. Karena berbagai masalah inilah penggunaan toilet jongkok akan lebih dihindari.

Baca Juga : Inspirasi Desain Rumah Gaya Eropa Klasik boleh Di tiru

Saya Suka, Saya Ingin Share Artikel Ini
error: Content is protected !!