Mengenal Pondasi Footplat Untuk Bangun Rumah

Mengenal pondasi footplat untuk bangun rumah.

Untuk membangun pondasi rumah yang kuat dan kokoh dibutuhkan beberapa komponen yang baik. Seperti pemilihan tanah yang baik, semen yang baik, dan jenis pondasi yang dipakai. Footplat merupakan salah satu jenis pondasi yang bagus untuk digunakan pembangunan rumah 2 lantai atau lebih. Karena jenis ini memiliki keunggulan tertentu dibanding dengan menerapkan jenis pondasi yang lain.

Baca Juga : Ciri-ciri membangun pondasi rumah yang kuat tahan gempa

mengenal pondasi footplat griya bangun indonesia

Pondasi footplat memiliki nama umum yaitu pondasi tapak. Pengertian pondasi footplat atau tapak adalah sebuah struktur beton bertulang yang dibentuk mirip sebuah telapak kaki, dan memiliki posisi dibawah kolom bangunan lainnya. Jika anda pernah melihat proses pembangunan rumah maupun gedung, pasti akan mudah mengenalinya.

Bentuk pondasi biasanya mengikuti dari bentuk bangunan utama. Semakin besar dan tinggi suatu bangunan, pondasi yang ada juga haru mampu menahan beban tersebut.

Jenis pondasi footplat sangat cocok untuk membangun rumah dua lantai atau lebih karena memiliki keunggulan sebagai berikut :

  1. Sangat cocok dibangun pada tahan yang dangkal, karena tidak perlu menggali lebih dalam.
  2. Proses pemasangan lebih mudah dan tidak diperlukan peralatan khusus.
  3. Awet dan tahan lama untuk bangunan anda.

Perlu diperhatikan, bahwa untuk membangun pondasi yang kuat perlu memperhatikan struktur tanah yang kuat pula.

Baca Juga : Ciri-ciri rumah kuat yang tahan gempa

Dibalik keunggulan pondasi footplat, terdapat kelemahan yang dimiliki.

Kelemahan pondasi footplat antara lain :

  1. Proses pembuatan hingga jadi memerlukan waktu yang lama. Meskipun pemasangannya lebih mudah, awet dan tahan lama namun proses pembuatan pondasi tipe ini biasanya memakan waktu hingga 28 hari.
  2. Membutuhkan tenaga profesional untuk membuatnya. Jangan sampai dikerjakan oleh seseorang atau jasa kontraktor yang tidak pengalaman, karena akan merugi dikemudian hari.
  3. Beton yang dicetak diluar tanah, harus ditunggu hingga kering. Hal ini supaya, bisa dilepaskan dari cetakan dan bisa dimasukkan dalam galian.

Kami selalu menyarankan agar selalu melakukan konsultasi terlebih dahulu dengan jasa kontraktor terkait menggunakan pondasi footplat atau tidak. Sebenarnya, untuk rumah dengan 1 lantai bisa saja menggunakan pondasi tipe ini. Namun, pondasi dengan tipe ini lebih sering digunakan untuk membangun rumah dengan 2 lantai.

 

Saya Suka, Saya Ingin Share Artikel Ini