Keunggulan dan Kelemahan Rangka Atap Baja Ringan

Keunggulan dan kelemahan rangka atap baja ringan yang perlu anda ketahui. Rangka atap baja ringan menjadi pilihan alternative yang semakin populer setiap tahun. Memiliki daya tahan yang kuat serta anti karat menjadi primadona banyak orang. Hal ini merupakan beberapa keuntungan yang didapatkan jika menggunakan baja ringan untu atap dibanding penggunaan kayu. Tentu masih banyak lagi keuntungan jika menggunakan material ini untuk pembangunan rumah. Yuk, baca artikel sampai habis!

keunggulan dan kelemahan rangka atap baja ringan griya bangun indonesia

Memiliki rumah yang kuat dan kokoh merupakan impian semua orang. Membuat nyaman dan aman penghuni rumah ketika terjadi gempa maupun hujan badai. Untuk memiliki rumah yang kuat dan kokoh diperlukan bahan-bahan material tertentu yan digunakan. Proses pengerjaan rumah juga harus dikerjakan oleh tenaga profesional dengan perhitungan yang matang.

Untuk memiliki rumah dengan spesifikasi teknis yang diinginkan, kami menyarankan agar anda membangun rumah sendiri dengan jasa kontraktor yang terbaik. Dengan membangun rumah sendiri, tentu dapat memiliki kekuasaan penuh untuk memakai jenis dan bahan material tertentu untuk konstruksi bangunan. Sementara jika membeli rumah second, tentu perlu melakukan renovasi yang besar. Karena rumah second sudah memiliki struktur material yang sudah jadi dan siap untuk ditinggali.

BACA JUGA : Keuntungan membangun rumah sendiri dan Keuntungan membeli rumah bekas

Untuk membangun rangka atap, sebenarnya terdapat dua pilihan. Pertama, dapat bahan material kayu. Penggunaan kayu untuk pembuatan rangka atap sudah sangat populer dan sudah umum gunakan sejak zaman dulu. Kedua, untuk membangun kerangka atap dapat menggunakan bahan material baja ringan. Kemunculan atap baja ringan ini disebabkan oleh kemajuan teknologi dan harga kayu yang terus mengalami kenaikan setiap tahun.

Keunggulan rangka atap baja ringan antara lain :
  1. Tahan terdapat karat. Baja memiliki sifat anti karat, berbeda dengan besi yang bisa karatan jika terkena air asin dll. Dengan begitu, penggunaan baja sebagai rangka atap sangat cocok karena akan memiliki usia yang lama. Membuat hemat pengeluaran karena jarang dilakukan renovasi besar.
  2. Tahan terhadap rayap. Keluhan yang sering disampaikan pemilik rumah yang memakai kayu sebagai rangka atapnya adalah keropos karena dimakan rayap. Membuat penghuni rumah khawatir jika atapnya akan roboh. Mau tidak mau dilakukan renovasi besar untuk memperbaiki kerangka atap rumah. Berbeda jika menggunakan baja yang tahan terdapat rayap. Membuat penghuni jadi merasa aman dan nyaman.
  3. Proses pemasangan relatif cepat. Pada umumnya, pemasangan rangka atap baja ringan selesai dalam jangka waktu tiga hari atau satu minggu. Tergantung dari kerumitan dan luasan atap yang akan dibangun. Hal ini karena baja ringan mudah disambung seperti menggunakan baut, keling atau las. Selain itu, memiliki bobot yang lebih ringan dibandingkan dengan kayu.
  4. Memiliki sifat liat dan daktilitas yang baik. Sifat liat adalah kemampuan sebuah materila untuk menyerap energi dalam jumlah yang besar. Baja sanggup menahan beban deformasi selama proses fabrikasi, tansportasi dan konstruksi tanpa menyebabkan baja tersebut hancur. Berbeda dengan kayu yang memiliki sifat keras dan getas yang akan langsung hancur apabila terkena beban kejut.

Beberapa keunggulan diatas menjadikan baja ringan menjadi primadona beberapa tahun terakhir. Penggunaan kayu pun mulai jarang digunakan. Baik rumah maupun gedung bertingkat mulai beralih menggunakan baja ringan sebagai rangka atap. Namun, dibalik keunggulannya terdapat kelemahannya.

Kelemahan rangka atap baja ringan antara lain :
  1. Pemasangan membutuhkan tenaga profesional. Tidak boleh memasang asal-asalan baja ringan untuk rangka atap. Anda memerlukan tenaga profesional agar rangka atap benar-benar kuat dan kokoh.

kami menyarankan agar anda berkonsultasi terlebih dahulu dengan jasa kontraktor sebelum pemasangan baja ringan untuk rangka atap rumah anda.

Karena kunggulan dan kelamahan baja ringan yang telah disebutkan di atas. Griya Bangun Indonesia memilih baja ringan sebagai salah satu pilihan alternative untuk rangka atap pada paket pemium harga jasa bangun. Tentu ini menjadi pilihan yang cocok bagi anda yang ingin membangun rumah menggunakan baja ringan sebagai rangka atap.

Saya Suka, Saya Ingin Share Artikel Ini