Keunggulan dan Kelemahan Genteng Beton Sebagai Penutup Atap

Keunggulan dan kelemahan genteng beton yang perlu anda ketahui. Sebelum menggunakannya sebagai penutup atap rumah.

keunggulan dan kelemahan beton genteng

 

Beberapa tahun terakhir, beton genteng menjadi primadona di kalangan masyarakat sebagai penutup atap. Dengan memakai beton genteng sebagai penutup atap rumah, keuntungan yang dirasakan lebih banyak jika dibandingkan menggunakan genteng biasa. Dengan menggunakan genteng beton, rumah akan terlihat lebih mewah dan terkesan minimalis.

Seperti namanya, genteng ini terbuat dari beton. Yaitu campuran semen dan pasir yang dikombinasikan dengan pigmen warna serta di proses dalam suhu tertentu. Dari bahan produksi tersebut, membuat genteng beton memiliki karakter kuat dan tahan lama. Sementara itu, genteng yang dipakai masyarakat pada umunya terbuat dari tanah liat. Perbedaan bahan baku tersebutlah yang membuat beton genteng lebih awet.

Perbedaan mencolok yang dapat diamati secara fisik antara genteng biasa dan genteng beton adalah sebagai berikut :
  1. Warna. Genteng biasa memiliki warna asli oranye, namun akhir-akhir terdapat berbagai variasi seperti biru, hijau dll. Sementara beton genteng memiliki warna lebih dark, dominan hitam dan abu-abu.
  2. Berat. Telah jelaskan di atas bahwa genteng beton terbuat dari campuran semen dan pasir, otomatis membuatnya lebih berat dibandingkan genteng biasa.
  3. Model. Genteng beton memiliki dua model bentuk yaitu flat (datar) atau bergelombang. Sementara genteng biasa hanya tersedia dalam bentuk bergelombang.

Jika anda pergi ke toko bangunan, cobalah amati ketiga hal di atas terhadap genteng beton dan genteng biasa. Supaya dapat mengetahui secara fisik dan pertimbangan sebelum menggunakan genteng beton sebagai penutup atap rumah.

Keunggulan beton genteng adalah sebagai berikut :
  1. Memiliki daya kuat yang tinggi. Karena terbuat dari semen dan pasir, membuatnya memiliki daya tahan yang kuat. Sehingga tidak khawatir lagi atap akan bocor.
  2. Mampu mengatur suhu rungan. Yaitu, dimana material dapat menyerap panas dengan baik sehingga membuat ruma terasa sejuk meskipun saat cuaca terik. Keunggulan ini mirip kemampuan batu bata untuk mengatur suhu ruangan serta kemampuan alderon yang mampu menyerap panas dengan baik.
  3. Peredam suara yang baik. Genteng beton sangat cocok bagi anda yang tidak menyukai kebisingan karena memiliki sifat insulator akustik dan thermal. Yaitu meredam suara dari luar lebih baik.
  4. Bentuknya bervariasi. Terdapat dua model beton genteng yang umum dijumpai yaitu datar (flat) dan bergelombang. Keduanya dapat dipakai dengan tema rumah yang berbeda untuk menciptakan kesan yang berbeda.

Beberapa keunggulan akan anda dapatkan jika menggunakan beton genteng sebagai penutup atap.

Kelemahan genteng beton adalah sebagai berikut :

  1. Memiliki bobot yang berat. Ya, karena bahan materialnya terbuat dari semen dan pasiri, otomatis membuatnya lebih berat. Oleh karena itu, untuk menggunakan genteng beton harus memiliki rangka atap yang kuat pula. Anda bisa menggunakan baja ringan sebagai alternative. Pelajari juga keunggulan dan kelemahan rangka atap baja ringan.
  2. Pemasangan tidak mudah. Tidak seperti pemasangan genteng biasa, pemasangan genteng beton memerlukan perlakuan khusus. Dibutuhkan tenaga profesional seperti jasa renovasi agar pemasangan dilakukan dengan benar, presisi, akurat dan efektif.

Oleh karena pemasangannya yang tidak mudah, kami sarankan agar melakukan konsultasi terlebih dahulu dengan jasa renovasi yang anda pilih.

Bagi anda yang sedang membangun rumah, inilah salah satu keuntungan membangun rumah sendiri. Yaitu anda bisa memilih dan mendesain bahan material apa yang ingin digunakan. Berbda jika anda membeli rumah bekas yang cenderung memiliki desain dan bahan material yang tidak upto-date.

Saya Suka, Saya Ingin Share Artikel Ini