Cara Memilih Batu Bata yang Baik Untuk Membangun Rumah

Cara memilih batu bata yang baik untuk membuat tembok yang kuat dan kokoh.

cara memilih batu bata yang baik

 

Pada artikel sebelumnya telah kita bahas bahas tentang ciri-ciri rumah kuat tahan gempa.  Salah satu cirinya adalah memiliki pondasi yang kuat. Dengan memiliki rumah yang kuat dan tahan gempa membuat penghuni rumah merasa aman dan nyaman ketika terjadi bencana alam.

Untuk membangun pondasi yang kuat harus dibangun di tanah yang kuat pula. Ketika dibangun di tanah yang kuat dan memiliki tekstur yang baik, biasanya pondasi tidak dibangun terlalu dalam. Kisaran antara 3 meter. Pelajari bagaimana ciri-ciri pondasi yang kuat untuk rumah kuat dan tahan gempa.

Selain faktor tanah, dalam membangun pondasi yang kuat diperlukan semen yang baik pula. Telah banyak brand yang beredar di pasar seperti semen gresik, semen merah putih, semen tiga roda dll. Namun bagi anda yang masih bingung bagaimana cara memilih semen yang baik. Anda wajib membaca artikel bagaimana cara memilih semen yang baik untuk membangun rumah yang kuat dan kokoh.

Setelah itu, tiba saatnya memilih material yang akan dibangun untuk membangun tembok atau dinding rumah. Pada umumnya, terdapat 2 bahan material yang digunakan untuk membangun tembok yaitu batu bata ataupun batako. Namun kali ini kita akan bahas mengenai batu bata saja.

Salah satu keunggulan menggunakan batu bata adalah mudah menyerap panas dan mampu mengatur suhu ruangan. Maksudnya adalah saat kondisi di luar panas terik, panasnya akan di serap oleh batu bata tersebut namun kondisi di dalam rumah tidak panas. Seakan-akan panasnya dibendung oleh batu bata agar tidak tembus ke dalam rumah. Hal ini berbeda dengan sifat batako, yang tidak mudah menyerap panas.

Lalu bagaimana cara memilih batako yang baik?

Caranya adalah sebagai berikut :

  1. Kondisi fisik padat dan rapi. Artinya tidak ada retak, benjolan dan bersih dari batu. Pastikan ketika anda membeli batu bata, kondisinya seperti yang telah disebutkan ya.
  2. Seragam. Artinya ukuran nya sama, sudutnya lancip, berbentuk persegi panjang. Pastikan panjang x lebarnya sama, hal ini menjadi ciri bahwa produksi dilakukan dengan baik.
  3. warna. Batu bata yang baik memiliki ciri warna merah atau kemerahan. Kadang di temukan terdapat batu bata yang warnanya agak gelap seperti gosong, tapi dalam jumlah yang sedikit.

Kurang lebih tiga hal tersebut harus menjadi pertimbangan anda sebelum memilih batu bata untuk pembangunan rumah anda. Setelah pembelian batu bata selasai, jangan lupa dimasukkan Rencana Anggaran Biaya. Agar biaya pembangunan dapat terinci dengan jelas dan terhindar dari kecurangan manipulasi harga. Pastikan anda juga mengerti bagaimana cara membuat Rencana Anggran Biaya rumah secara sederhana.

Saya Suka, Saya Ingin Share Artikel Ini