6 Tips Wujudkan Rumah Impian griya bangun indonesia

6 Tips Wujudkan Rumah Impian Bagi Millenial

6 Tips Wujudkan Rumah Impian Bagi Millenial

Setelah menunggu lama, saatnya untuk mulai membangun rumah Anda. Tapi jangan terlalu bersemangat dan mengabaikan hal-hal penting ini

Karena hal itu dapat menyebabkan rumah yang sangat tidak nyaman bagi Anda dan keluarga. Dampak lainnya adalah timbulnya biaya tambahan karena perlu menata ulang desain rumah yang kurang perhitungan tersebut.

  1. Pastikan Anda memiliki lokasi yang tepat

Tentu saja, Anda harus lokasi sebelum Anda mulai merencanakan bangunan yang akan berdiri di sana. Pastikan Anda melihat lebih dekat lokasi tersebut. Sudahkah Anda memastikan apakah itu tempat yang tepat untuk rumah impian Anda? Pastikan lokasi cukup datar dan tidak akan menghabiskan banyak biaya untuk penggarapan atau perataan tanah.

Kondisi tanah sangat penting untuk pondasi rumah. Jika kondisi tanah tidak mendukung, Anda mungkin harus mengeluarkan lebih banyak biaya untuk perataan dan pengembangan lahan. Ini tentu menambah biaya. Jadi, periksa tanah dengan benar dan teliti di lokasi

  1. Pertimbangkan anggaran Anda

Berapa dana yang anda siapkan untuk membangun rumah? Jika Anda belum terbiasa merancang anggaran rumah, Anda bisa konsultasi dengan tenaga ahli atau professional yang bisa menghitung rencana anggaran biaya Anda dengan efisien.

Membangun rumah membutuhkan biaya yang tinggi. Anda bisa menghabiskan lebih banyak uang jika Anda tidak menyiapkan anggaran. Untuk menghindarinya, siapkan anggaran dengan teliti. Siapkan saja desain yang sesuai kebutuhan Anda

Siapkan pengeluaran tertentu seperti bahan bangunan, tenaga kerja, arsitek, perabotan, dan sebagainya. Saat Anda membuat anggaran, cobalah untuk memasukkan beberapa jumlah tambahan untuk menutupi pengeluaran tak terduga.

  1. Arah rumah

Arah rumah Anda menghadap sangat penting. Anda tidak boleh mengabaikan ini saat mendesain. Ruang tamu seperti kamar tidur, ruang makan, atau ruang keluarga harus menghadap ke arah yang benar untuk memastikan kenyamanan.

Cahaya alami harus mengalir bebas ke dalam ruangan. Ini akan membantu menghemat pengeluaran lampu Anda. Selain itu, angin sejuk alami akan masuk ke dalam rumah dan

tidak memerlukan ventilator. Berikan jendela Anda pemandangan yang indah, bukan dinding tetangga.

  1. Desain dengan keluarga Anda

Libatkan keluarga Anda untuk menyusun desain. Pertimbangkan pendapat keluarga Anda tentang struktur dan desain rumah. Karena Anda akan tinggal bersama, sangat penting untuk memastikan bahwa mereka juga nyaman dengan desainnya. Ikutkan keluarga ke dalam rencana saat mendesain. Harus ada kesepakatan untuk semua orang.

 

BACA JUGA : 3 Kualitas Spesifikasi Bangunan Yang Harus Diketahui

 

Ukuran ruangan dan bagaimana fungsi ruangan tersebut sangat penting. Jika Anda memiliki anak, pastikan rumahnya bebas dari bahaya dan memiliki ruang untuk bermain-main, mungkin taman atau halaman belakang.

Struktur bangunan, peralatan, perabotan, dan semua bidang desain rumah lainnya harus sesuai dengan apa yang paling cocok untuk keluarga Anda.

  1. Ukuran rumah

Rumah kecil atau besar? Keputusan ini, seperti yang telah dibahas sebelumnya, tergantung pada anggaran Anda. Anda akan membutuhkan seorang arsitek untuk ini dan Anda juga perlu menyiapkan beberapa jawaban. Berapa banyak lantai yang Anda inginkan di rumah Anda? Apakah Anda ingin ruang dengan langit-langit yang tinggi? Beberapa daerah memiliki spesifikasi seberapa besar sebuah rumah nantinya. Arsitek Anda akan mengetahui apakah ada peraturan yang mengatur bangunan rumah.

  1. Realistis dan fleksibel

Anda dapat memiliki dua fungsi aktifitas dalam satu ruangan. Misalnya, Anda bisa menggunakan satu ruang untuk ruang tamu dan juga tempat kerja. Anda hanya perlu memasang tempat tidur yang dapat dengan mudah ditarik ke bawah untuk dijadikan ruang tamu dan ditarik untuk ruang kerja. Memaksimalkan fungsionalitas ruangan sangat disarankan. Tamu tidak datang setiap saat, sehingga dapat membuang-buang tempat bagi Anda, terutama jika Anda membangun dengan anggaran terbatas.

Anda harus mempertimbangkan furnitur yang dapat diubah. Memiliki ruang fleksibel. Itu membuat Anda menghindari renovasi terus-menerus seiring pertumbuhan keluarga Anda. Jika Anda masih mengharapkan lebih banyak anak, Anda harus mempertimbangkan ruang fleksibel.

 

Siap bangun rumah? Konsultasi GRATIS bersama Griya Bangun Indonesia!

Saya Suka, Saya Ingin Share Artikel Ini